SENDIRI

Kesendirian yang kurasa
membuatku terus berpikir
dan mebcoba untuk
memahahami segalanya
dan terus berpikir
hingga aku tak tahu lagi
apa yang sebenarnya kupikirkan
hanya bisa merasa
betapa hidup ini
begitu melelahkan
tiada harapan untuk
bisa tersenyum
seakan hati ini
telah terluka parah
ku disini terduduk
dengan mata nanar
terhalang airmata yang meleleh tiada henti
kutatap gelapnya langit
tanpa bintang
KAU tentu melihatku
yang kelelahan
mengarungi takdir-MU
yang coba terus bertahan dijalan-MU
tolong ulurkan tangan-MU
hingga ku dapat berdiri
dan melangkah lagi
mengarungi kehidupan
yang belum selesai kujalani
tolong biarkan bintang-bintang
bersinar lagi
hingga aku dapat
menentukan arah
dan tidak tersesat

4 Comments:

Dmitrick said...

Mas bukanya puisi dilarang pakek kata DAN ya.....

aries said...

siapa yang larang...yang penting bisa mengungkapkan maksud

codot said...

emg keren banget...

yudischa dina said...

Like this

Poskan Komentar

Terimakasih